pengantin baru hilang dimalang

MALANG – Devi Nurlinda Sari, mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Kepanjen, dilaporkan hilang sejak Rabu (28/10) lalu. Ada dugaan, wanita 22 tahun warga Desa Sumbertempur, Kecamatan Wonosari, ini menjadi korban penculikan. Kasusnya sendiri dilaporkan ke Polsek Wonosari.

Dugaan penculikan muncul karena pengantin baru yang belum genap sebulan menikah ini muncul karena ia sendirian naik bus dari Blitar ke Kepanjen sendirian. Saat itu Devi berangkat dari rumah suaminya, Khusnul Hidayat, di Desa Ngadri, Kecamatan Kesamben, Kebupaten Blitar. Tujuannya kampus STIT Kepanjen karena saat itu ada kuliah sore. Ia diantar suaminya ke sub terminal Kesamben sekitar pukul 13.00. Devi pun sendirian ke Kepanjen

”Sebelum berangkat, Devi pesan agar dijemput sore hari pada pukul 18.00 di tempat yang sama saat ia naik bus di Blitar,” jelas Tukimin, orang tua Devi.

Namun setelah waktu penjemputan tiba, Hidayat tidak melihat Devi. Bahkan sudah berusaha mencari Devi di sekitar terminal. Hasilnya tetap sama, Devi tidak terlihat batang hidungnya. “Pukul 19.00 Hidayat telepon saya menanyakan keberadaan Devi, ya saya katakan tak tahu,” kata Tukimin pada Radar kemarin.

Mengetahui anaknya tidak pulang, Hidayat diminta Tukimin datang ke Wonosari. Selanjutnya ikut melakukan pencarian di kampung Devi itu. Tapi usaha yang dilakukan tersebut tak membuahkan hasil. Saat dicari di kampusnya, teman-teman Devi mengatakan ia tidak masuk kuliah. ”Sejak itu suaminya shock di rumah,” kata Tukimin.

Berharap Devi main ke rumah temannya, keluarga memutuskan untuk menunggu kabar beberapa hari. Hasilnya Devi juga tidak kunjung datang. Akhirnya, Tukimin pun melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Wonosari. Selain foto, Tukimin juga memberikan ciri-ciri Devi.

Devi sendiri memiliki tinggi 150 cm, tanda lahir di sekitar lutut sebelah kiri, rambut lurus. Saat meninggalkan rumah, Devi menggunakan baju warna pink, celana jeans biru, tas pink, jilbab pink, dan sepatu. “Siapa saja yang memberitahukan keberadaannya, bisa menghubungi polisi,” pinta Tukimin.

Kasat Reskrim Polres Malang AKP Kusworo Wibowo yang dihubungi terpisah mengaku belum menerima laporan kasus ini, Termasuk dugaan penculikan pada Devi. ”Kami akan coba mencari tahu melalui koordinasi dengan jajaran dan keluarga korban,” ucapnya. (bb/war)

  1. Belum ada komentar.
  1. Belum ada trackback.